Tips Usaha Budidaya Belut

Selamat datang pembaca setia blog ini, saat ini saya akan mengulas sebuah usaha atau bisnis yang berkaitan dengan budidaya. Dan jenis hewan yang saya akan bahas adalah belut, dimana belut adalah hewan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan karena memiliki rasa yang lezat. Belut ini dapat diolah menjadi aneka makanan bahkan belut sering kali diolah menjadi keripik di daerah Yogyakarta.
Untuk memluai usaha budidaya belut tidak susah karena belut masih dapat bertahan hidup di tempat yang kotor dengan lumpur sekalipun. Namun untuk bibit belut anda harus menggunakan air bersih yang terbebas dari pencemaran dari bahan kimia.

Anda tidak memerlukan modal yang besar untuk usaha ini, anda dapat membeli bibit belut dari penjual bibit di sekitar daerah tempat anda tinggal. Untuk usaha belut ini anda tidak membutuhkan lahan yang besar, karena belut dapat dibudidayakan di dalam media seperti drum atau tong. Untuk anda yang tertarik dengan usaha budidaya belut, disini saya akan berikan tips usaha budidaya belut yang dapat anda ketahui berikut ini.


Tips Usaha Budidaya Belut

1. Media

Media adalah tempat untuk membudidayakan belut, media yang dapat anda gunakan banyak sekali seperti drum, tong, kolam lumpur, kolam terpal, dan media lainnya. Untuk anda yang masih pemula dalam usaha budidaya belut ada baiknya anda menggunakan tong terlebih dahulu, karena menggunakan tong akan menghemat biaya dan juga membudidaya belut dalam tong jauh lebih mudah.


2. Bibit Belut

Pemilihan ukuran bibit belut dengan baik adalah hal yang sangat penting. Ukuran yang ideal untuk bibit belut berkisar 1 - 2 cm, namun ukuran tersebut tergantung dengan jenis belut itu sendiri. Anda dapat mencari bibit di sekitar rumah anda, biasanya bibit belut dijual ditempat pemijahan yang memiliki aneka jenis bibit.

3. Air

Anda harus mempertimbangkan air di dalam tong atau drum jika anda ingin membudidaya belut pada kolam. Khusus untuk bibit belut gunakanlah air yang bersih dan memiliki suhu sekitar 25 - 31 derajat celcius. Setelah belut sudah dewasa, anda dapat memindahkannya ke kolam lumpur karena tempat itu sesuai untuk belut agar belut merasa di alam.

4. Pakan Belut


Belut adalah hewan yang tidak akan merepotkan untuk hal pakan. Makanan belut yang dapat anda belikan cukuplah banyak seperti ikan-ikan kecil, kecebong, keong mas, bekicot, dan juga cacing tanah. Ada beberapa jenis makanan yang harus anda cincang kecil-kecil agar belut mudah untuk memakannya seperti keong dan bekicot. Yang perlu anda perhatikan adalah jangan terlalu banyak memberi makanan pada belut, karena sisa makanan yang dimakan oleh belut akan membuat air menjadi keruh sehingga akan berdampak pada perkembangan belut tersebut. Sebaiknya memberi makanan belut sekitar 5% dari banyaknya jumlah belut dalam satu media. Sore menjelang malam atau malam hari adalah waktu terbaik untuk memberi makan belut.

5. Perawatan Belut

Cukup mudah untuk melakukan perawatan belut. Akan tetapi anda harus memperhatikan media, akan, kualitas air, dan hal lainnya yang menyangkut keadaan belut. Yang harus anda perhatikan adalah kualitas air pada belut, anda dapat membuat sistem pergantian air atau penyaringan air, dengan cara ini dapat mengganti air yang keruh dengan air yang jernih.


Sekian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai tips usaha budidaya belut, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda semuanya. Jika anda ingin mengetahui cara mendapatkan uang dari internet, silahkan klik Cara Cepat Memperoleh Uang Dari Internet.

1 komentar:

  1. Terimakasih artikel bisnisnya sangat inspiratif dan bermanfaat. Salam kenal Saya distributor susu kedelai organik Melilea suka sekali artikel tentang bisnis, dan peluang usaha dan bisnis

    BalasHapus